Sabtu, 30 Oktober 2021

Belajar Asyik dan Menyenangkan dengan Pendekatan STEM di Sekolah Dasar

STEM, ya belakangan kata kata ini cukup familiar. Apa ya yang dimaksud dengan STEM? Yuk simak tulisan ini, benarkah pembelajaran STEM menyenangkan dan menarik bagi siswa?

Nah, STEM itu sendiri adalah singkatan dari Science, Technology, Engineering and Math. STEM yang digagas oleh Amerika Serikat ini merupakan pendekatan yang menggabungkan keempat disiplin ilmu tersebut secara terpadu ke dalam metode pembelajaran berbasis masalah dan kejadian kontekstual sehari-hari. Metode pembelajaran berbasis STEM menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara bersamaan untuk menyelesaikan suatu kasus. Pendekatan ini dinyatakan sebagai pendekatan pembelajaran abad-21 dalam upaya untuk menghasilkan sumber daya manusia dengan kognitif, psikomotor dan afektif yang berkualitas. Di Amerika, STEM telah dibahas sejak tahun 1990-an dan sampaikan sekarang masih terus dikembangkan.

Untuk memahami lebih lanjut tentang STEM berdasarkan disiplin ilmu yang menjadi sandaran STEM, NRC (2014) menjabarkan bahwa:

1.    Sains adalah Kegiatan yang melibatkan pemahaman dan penerapan tentang fenomena alam dan keadaan perilaku sosial menggunakan metodologi sistematis, dan berdasarkan bukti melalui observasi dan eksperimen;

2.  Teknik/rekayasa merupakan pengetahuan dan keterampilan untuk merancang dan meng- kontruksi mesin, sistem, material dan proses yang bermanfaat bagi manusia secara ekonomis dan ramah lingkungan;

3.  Teknologi merupakan berbagai inovasi untuk memodifikasi alam agar memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.

4.   Matematika adalah segala sesuatu terkait pola-pola, hubungan-hubungan, angka-angka, kuantitas, dan ruang serta menyediakan bahasa bagi teknologi, teknik dan sains.

Dalam konteks pendidikan dasar dan menengah, pendidikan STEM bertujuan mengembangkan peserta didik yang STEM literate (Bybee, 2013) dengan rincian sebagai berikut:

Pertama: memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mengidentifikasi pertanyaan dan masalah dalam situasi kehidupannya, menjelaskan fenomena alam, mendesain, serta menarik  kesimpulan  berdasar  bukti  mengenai  isu-isu  terkait STEM.

Kedua: memahami karakteristik khusus disiplin STEM sebagai bentukbentuk pengetahuan, penyelidikan, dan desain yang digagas manusia.

Ketiga: memiliki kesadaran bagaimana disiplin-disiplin STEM membentuk lingkungan material, intelektual dan kultural.

Keempat: memiliki keinginan untuk terlibat dalam kajian isu-isu terkait STEM (misalnya efisiensi  energi,  kualitas  lingkungan,  keterbatasan  sumberdaya  alam)  sebagai manusia  yang  konstruktif,  peduli,   dan  reflektif  menggunakan  gagasan- gagasan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika.

Penggunaan pendekatan STEM dalam pembelajaran memberikan peluang bagi peserta didik bahwa konsep, prinsip, dan teknik dari sains, teknologi, rekayasa, dan matematika digunakan secara terintegrasi dalam pengembangan produk, proses, dan sistem serta terutama dapat mengarahkan peserta didik dalam mencari solusi yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Itulah singkatnya apa yang dimaksud dengan STEM, saya sendiri mencobakan ke siswa saya pendekatan STEM dengan model ABCDE ( Amati, Baca, Cari, Diskusi, dan Evaluasi). Siswa mencoba mengamati di sekelilingnya kira kira mau mengangkat masalah apa ya? atau permasalahan apa yang sedang ramai dibincangkan dan dicarikan solusinya?

Ketika siswa coba mengamati sejatinya mereka akan berusaha untuk berpikir kritis dan kreatif untuk mengamati sekelilingnya. Jadi dengan pendekatan STEM pembelajaran jadi lebih bermakna dan siswa mengalaminya.

Berikut ini contoh contoh hasil kegiatan pembelajaran STEM di SD yaitu mengatasi sampah dengan komposter mini dan ecobrick. Kemudian mencoba menyusun menu rendah jejak karbon.

Dan alhamdulillah proyek ini ikut di proyek olimpiade sains kuark 2020 dan berhasil mendapatkan penghargaan honorable mention.

lengkapnya ada di video berikut ini:


#STEM

#STEMIndonesia

#ProjectBaseLearning

#ProblemBaseLearning

#Inkuiri

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penerapan Model Pembelajaran SETS (Science Environment Technology and Society) pada Materi Lingkungan Memanfaatkan E-Modul Interaktif Berbasis Canva For Education Terintegrasi Kearifan Lokal Melayu Riau

  Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka Salah satu tujuan Merdeka Belajar adalah mengembangkan soft skill dengan penguatan karakter. Pembel...