Sudah lebih dari satu tahun
negeri kita dilanda pandemi Covid_19. Selama itu pula banyak perubahan terjadi
di berbagai lini kehidupan, tak tertingal juga di dunia pendidikan. Sekolah
yang awalnya tatap muka di sekolah, tiba tiba harus berubah menjadi pembelajaran
jarak jauh.
Awalnya tentu hal ini membuat
kaget tidak hanya guru namun tentu juga siswa dan orangtua. Perubahan mendadak
ini mau tidak mau membuat semua pihak bingung harus berbuat apa. Mulai dari
fasilitas yang belum memadai, belum terbiasa dan masih banyak lagi alasan
alasan lain untuk bisa menerima perubahan mendadak ini.
Namun waktu tetap berjalan, dan
pendidikan tidak mungkin berhenti karena pandemi. Seorang guru dituntut untuk
ikut mengalir bersama keadaan. Mencari terobosan baru agar pendidikan tetap
berjalan. Guru harus bisa meningkatkan skillnya di bidang teknologi dan tiba
tiba saja guru jadi ahli dalam membuat video pembelajaran yang mungkin
sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Berkah pandemi namanya.
Nah, Blended Learning adalah
salah satu solusi di masa pandemi ini. Apa itu Blended Learning?
Sesuai pendapat Semler (2005)
“Blended learning combines the best aspects of online learning, structured
face-to-face activities, and real world practice. Online learning systems,
classroom training, and on-the-job experience have major drawbacks by
themselves. The blended learning approach uses the strengths of each to counter
the others’ weaknesses.”
Blended learning adalah sebuah
kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model
pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog
antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran.
Blended learning juga sebagai
sebuah kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi
lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial.
Blanded learning bisa menjadi
solusi untuk memberikan pengalaman belajar yang sama kepada siswa dengan cara
pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka melalui home visit.(Resti
Yevira)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar