Sabtu, 14 Agustus 2021

Blended Learning: Salah Satu Solusi di Masa Pandemi

Sudah lebih dari satu tahun negeri kita dilanda pandemi Covid_19. Selama itu pula banyak perubahan terjadi di berbagai lini kehidupan, tak tertingal juga di dunia pendidikan. Sekolah yang awalnya tatap muka di sekolah, tiba tiba harus berubah menjadi pembelajaran jarak jauh.

Awalnya tentu hal ini membuat kaget tidak hanya guru namun tentu juga siswa dan orangtua. Perubahan mendadak ini mau tidak mau membuat semua pihak bingung harus berbuat apa. Mulai dari fasilitas yang belum memadai, belum terbiasa dan masih banyak lagi alasan alasan lain untuk bisa menerima perubahan mendadak ini.

Namun waktu tetap berjalan, dan pendidikan tidak mungkin berhenti karena pandemi. Seorang guru dituntut untuk ikut mengalir bersama keadaan. Mencari terobosan baru agar pendidikan tetap berjalan. Guru harus bisa meningkatkan skillnya di bidang teknologi dan tiba tiba saja guru jadi ahli dalam membuat video pembelajaran yang mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Berkah pandemi namanya.

Nah, Blended Learning adalah salah satu solusi di masa pandemi ini. Apa itu Blended Learning?

Sesuai pendapat Semler (2005) “Blended learning combines the best aspects of online learning, structured face-to-face activities, and real world practice. Online learning systems, classroom training, and on-the-job experience have major drawbacks by themselves. The blended learning approach uses the strengths of each to counter the others’ weaknesses.”

Blended learning adalah sebuah kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran.

Blended learning juga sebagai sebuah kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial.

Blanded learning bisa menjadi solusi untuk memberikan pengalaman belajar yang sama kepada siswa dengan cara pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka melalui home visit.(Resti Yevira)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penerapan Model Pembelajaran SETS (Science Environment Technology and Society) pada Materi Lingkungan Memanfaatkan E-Modul Interaktif Berbasis Canva For Education Terintegrasi Kearifan Lokal Melayu Riau

  Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka Salah satu tujuan Merdeka Belajar adalah mengembangkan soft skill dengan penguatan karakter. Pembel...