Rabu, 25 Oktober 2023

Penerapan Model Pembelajaran SETS (Science Environment Technology and Society) pada Materi Lingkungan Memanfaatkan E-Modul Interaktif Berbasis Canva For Education Terintegrasi Kearifan Lokal Melayu Riau

 



Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka

Salah satu tujuan Merdeka Belajar adalah mengembangkan soft skill dengan penguatan karakter. Pembelajaran yang fleksibel dan kontekstual dengan  kekhasan lokal. Penekanan pembelajaran yang berpihak pada murid sangatlah sesuai dengan filosofi Kihajar Dewantara dan kurikulum merdeka. KHD percaya bahwa setiap anak memiliki keunikan yang harus dikembangkan dengan pendidikan yang relevan dan bermakna agar mereka mampu menghadapi perkembangan abad 21 dengan kemampuan berkolaborasi, komunikasi, kreatif dan berpikir kritis, ikut menguatkan ekosistem digital pendidikan.

Untuk mengusung itu semua tentu dimulai dari pembelajaran yang baik. Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang berkesan dan bermakna bagi peserta didik kita. Pembelajaran yang betul betul sesuai dengan keadaan nyata yang mereka hadapi sehingga di kemudian hari tidak canggung menghadapi dunia setelah pendidikan. Pembelajaran akan terasa lebih bermakna dan berkesan kita kita sebagai guru mampu menghadirkan suasana nyata lingkungan sekitar dan peserta didik langsung mengalami, tidak hanya sekedar mentransfer teori yang ada.

Merdeka belajar yang diluncurkan oleh pemerintah menjadikan pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, dengan memperkenalkan teknologi mendorong para siswa untuk bisa menganalisis kesenjangan kehidupan sosial mereka dan mampu mencari solusi dari setiap permasalahan yang mereka hadapi. Dengan merdeka  belajar, guru memberikan ruang kolaborasi yang sebesar besarnya pada peserta didik agar mampu berpikir kritis dan menemukan solusi dari setiap permasalahan.

Model Pembelajaran SETS

Model pembelajaran SETS (Science Environment Technology and Society) adalah salah satu inovasi pembelajaran yang sangat relevan dan bermakna karena terintegrasi antara sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat. Model ini memberikan kesempatan kepada murid untuk mengeksplor setiap sumber pengetahuan dan mampu melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Model SETS sangat cocok untuk materi tentang lingkungan dan pengaruh aktivitas manusia terhadap lingkungan. 

E-Modul Interaktif Berbasis Canva For Education

Pemanfaatan E-modul interaktif berbasis Canva for Edu sangat mendukung pembelajaran dengan model SETS. E-modul interaktif ini juga mampu mengasah kemampuan berteknologi siswa dalam menghadapi era digital pendidikan.

E-modul interaktif ini sudah terintegrasi dengan youtube dan lembar kerja di Live worksheet. Setiap siswa akan langsung mengeksplorasi untuk mengembangkan pengetahuan yang sebelumnya telah mereka ketahui dan ditambah dengan pengetahuan baru yang mereka dapatkan. Berikut desain e-modul yang digunakan:

                                                             

Kearifan Lokal Budaya Melayu Riau  

Adanya integrasi kearifan lokal pada pembelajaran menjadikan siswa sebagai generasi yang tidak lupa akan budaya dan keraifan lokal tempat mereka berada, sebagaimana pepatah melayu mengatakan "Dimana Bumi dipijak, Di situ langit dijunjung, Tak kan melayu hilang di bumi, Bumi bertuah negeri beradat."

Begitu banyak kearifan lokal melayu yang dapat diintegrasikan dengan pembelajaran, terutama pembelajaran tentang lingkungan, karena sejatinya masyarakat melayu sejak dahulu sangat mencintai lingkungan dan begitu banyaknya petuah adat yang memperhatikan kelestarian lingkungan alam.

Sintaks Model Pembelajaran SETS


Invitasi
Pada tahap ini guru mengundang dan memanggil pengetahuan awal siswa dengan memberikan pertanyaan pemantik, sehingga guru bisa menggali sejauh mana siswa tau tentang materi yang akan dipelajari.


Eksplorasi

Dalam tahap eksplorsi, saatnya siswa secara berkelompok untuk mengeksplor materi dengan memanfaatkan e-modul interaktif yang disediakan melalui gawai yang mereka miliki. Anak anak sangat antusias karena e-modul tersebut sudah langsung bisa terhubung ke youtube maupun lembar kerja dan sumber belajar lainnya.



Eksplanasi dan Solusi
                                                                                    
Setiap kelompok memiliki kesempatan untuk menyampaikan hasil diskusi mereka pada tahap ini, dan di sini juga saatnya guru dapat melatih kemampuan berkonunikasi para siswa agar mampu mnyampaikan solusi yang telah mereka diskusikan. Ada diferensiasi produk dari hasil diskusi mereka, dapat berupa tulisan, poster atau berupa catatan catatan penting sesuai dengan pilihan kelompok masing masing.



Tindak lanjut

Ini merupakan tahapan akhir dari penerapan model SETS, pada tahap tindak lanjut guru melakukan penguatan terhadap hasil diskusi dan eksplorasi siswa, dan di sini pula kita dapat menyisipkan cerita tentang kearifan budaya melayu riau tentang pelestarian lingkungan, di antaranya:
1. Tentang kerajaan siak tang senantiasa melindungi hutan


2. Adanya aturan di cagar alam biofer Giam Siak Kecil


3. Hutan larangan adat rumbio


4. Larangan penebangan pohon sialang dan sederet aturannya.





Penguatan karakter dengan menceitakan begitu perhatiannya para leluhur dan pemangku adat dari jaman dahulu terhadap pelestarian lingkungan, agar kita tidak sembarangan dalam merperlakukan lingkungan.

Hal baik yang didapat setelah penerapan inovasi

Banyak hal baik yang bisa didapatkan dengan penerapan model SETS, di ataranya adalah:
1. Pembelajaran kontekstual dan bermakna.
2. Guru tidak lagi sebagai pusat dalam pembelajaran, namun sebagai fasilitator.
3. SETS adalah pembelajaran yang terintegrasi, sehinga siswa bisa mendapatkan multi kecakapan.
4. Meningkatnya kemampuan berteknologi siswa
5. Sangat relevan dengan kurikulum merdeka
6. Peserta didik sangat antusias dalam proses pembelajaran

Demikian tahapan pelasanaan model pembelajaran SETS yang dapat diterapkan pada pembelajaran tentang lingkungan baik di tingkat dasar maupun ditingkat lanjut, semoga dengan inovasi ini, saya ikut berkontribusi dalam "Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi Wujudkan Merdeka Belajar." (Resty)


Bimbingan dan Coaching Pembelajaran Berbasis TIK

 


Siak Sri Indrapura, Selain melakukan webinar untuk sosialisasi inovasi pembelajaran saya juga melakukan bimbingan dan coaching pada guru guru di sekolah sendiri dan salah satu sekolah yang masih di kabupaten Siak., di antaranya adalah di SDIT Nurul Yakin Kecamatan Dayun Kabupaten siak. Guru guru sangat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan ini dan berharap akan selalu ada kegiatan berbagi dan berkolaborasi ini kedepannya. (Resty)


                                            Doc. Kegiatan di SD Nurul Yakin Kec Dayun


                                              Berbagi dan coaching dengan rekan sejawat


Senin, 23 Oktober 2023

Webinar Berbagi Praktik Baik Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK


Siak Sri Indrapura, Sabtu lalu tepatnya tanggal 21 Oktober 2023, saya bersama teman teman 30 besar Sahabat Teknologi Provinsi Riau 2023 berkesempatan melakukan praktik baik melalui Webinar yang difasilitasi oleh para Duta Teknologi Provinsi Riau melalui Platform Merdeka Mengajar yaitu di komunitas Sahabat Pembatik Riau.

Kegiatan webinar berlangsung lancar dan diikuti oleh 78 peserta dari berbagai wilayah yang sangat antusias dengan kegiatan praktik baik ini. Untuk narasumber adalah kami para Sahabat Teknologi Propinsi Riau 2023 yaitu saya sendiri Resti Yevira dan teman teman lainnya diantaranya ada Ibu Nunik, Ibu Eka, Ibu Sarah, Bapak Panji dan Bapak Fadri.

Alhamdulillah kami mendapatkan testimoni dan apresiasi positif dari para peserta dan berharap kegiatan kolaborasi ini dapat berkelanjutan agar dapat saling berbagi Praktik Baik dan bermanfaat bagi pendidikan ke depannya. (Resty)













Berbagi Praktik Baik di kegiatan Pekanan Internal sekolah "Sabtu Berbagi"


Siak Sri Indrapura, Selama 2 kali Sabtu yaitu tanggal 14 dan 21 oktober 2023 saya berbagi praktik baik di kegiatan rutin sekolah, yaitu "Sabtu Berbagi". Biasanya kegiatan ini diisi dengan kegiatan mengaji, berbagi info dan penyampaian program pekanan serta berbagi praktik baik.

Setiap guru mendapatkan kesempatan untuk berbagi praktik baik, bisa untuk kegiatan yang sudah terjadwal atau insidental. Kegiatan ini berlangsung dari jam 08.00 samapi jam 10.00 pagi. Kegiatan sabtu berbagi ini bisa berjalan dengan lancar karena setiap sabtu tidak ada jadwal mengajar, siswa hanya masuk dari hari senin sampai jumat. Jadi setiap guru bisa memanfaatkan hari sabtu untuk saling berbagi dan berkolaborasi dalam merancang pembelajaran.

                                                        Doc. Presensi Kegiatan

Rabu, 18 Oktober 2023

Kegiatan Sinkronus 30 Besar Pembatik Level 4 2023


Siak Sri Indrapura, Kegiatan sinkronus pembatik level 4 dilaksanakan rabu pekan lalu 12 oktober 2023. Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam dipandu oleh para duta teknologi provinsi Riau dan perwakilan dari BLPT kemdikbud.

Kegiatan sinkronus di isi dengan penyampaian teknis mengikuti pembatik level 4 dan sesi pemaparan rencana inovasi yang akan dibuat oleh masing masing Sahabat teknologi Riau 2023.

Berelangsung lancar dan sangat menarik karena berisi pemaparan berbagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

Berikut dokumentasi kegian selama acara berlangsung: (Resty)













Kamis, 12 Oktober 2023

Kuliah Umum Pembatik Level 4 Tahun 2023

 


Siak Sri Indrapura. Kuliah Umum Pembatik Level 4 2023 sebagai tanda dimulainya kegiatan pembatik level 4 di tiap tiap provinsi. Banyak hal dan pengalaman menarik yang didapatkan selama kuliah umum dengan narasumber terbaik. Semagat untuk mengikuti seluruh rangkaian pembatik level 4. (Resty)





30 Nominasi Sahabat Teknologi Riau Pembatik Level 4 tahun 2023



Siak Sri Indrapura. Berikut ini adalah 30 nominasi Sahabat Teknologi Riau di pembatik level 4 tahun 2023. Repost ulang dari youtube Himi Sufafri Fauza, kami bersama berbagi dan berkolaborasi dalam rangka "Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar" (Resty)

Rabu, 11 Oktober 2023

Berbagi dan Berkolabosi bersama 30 Besar Pembatik Level 4 tahun 2023


 

Siak Sri Indrapura. Alhamdulillah kembali mendapat kesempatan untuk berbagi dan berkolaborasi bersama 30 besar Pembatik Level 4 2023. Tentu saja ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menantang untuk menyelesaikan tugas tugas level 4. Bismillah....Siap untuk Berbagi dan Berkolaborasi. (Resty)

Rabu, 07 Desember 2022

 

Aksi Nyata Modul 3.3

Pengelolaan Program yang Berdampak Pada Murid

(Resti Yevira, S.Si_CGP 5 Kab. Siak)

 



 MODEL 4F (Facts, Feelings, Finding, Future)

FACTS (fakta)

DASAR FILOSOFI KHD

Maksud pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk perikehidupan bersama adalah memerdekakan manusia sebagai anggota persatuan (rakyat).

POIN/KOMPONEN PROFIL PELAJAR PANCASILA YANG DIKEMBANGKAN

Mampu bergotong royong. Kepemimpinan murid memungkinkan murid untuk terlibat dan berinteraksi dengan orang lain, bekerjasama dan berkontribusi dalam masyarakat yang lebih luas. Kreatif, karena murid dapat membuat proyek yang berdampak langsung baik pada murid itu sendiri maupun lingkungan.

KARAKTERISTIK LINGKUNGAN PENDUKUNG TUMBUHNYA KEPEMIMPINAN MURID YANG AKAN DIKEMBANGKAN

Lingkungan yang melatih ketrampilan yang dibutuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan akademik maupun non akademik.

PRAKARSA PERUBAHAN

Program Kokurikuler “Belajar Asyik dan Menyenangkan dengan STEM (Science Technology Engineering and Mathematic)”

TAHAPAN BAGJA

B-uat pertanyaan utama (Define)

PERTANYAAN

Bagaimana kita dapat meningkatkan team work antar murid, kreatifitas digital yang merupakan ketrampilan yang sangat diperlukan murid untuk pencapaian tujuan akademik dan non akademik?

TINDAKAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN

Diskusi bersama dengan Guru mata pelajaran terkait untuk pembelajaran STEM yang menyenangkan.

RENCANA UNTUK MELIBATKAN SUARA/PILIHAN/KEPEMILIKAN MURID

1.      Melakukan diskusi murid dalam kelompok dan tiap kelompok mempresentasikan rencana pembuatan proyek STEM

2.      Memberikan kesempatan untuk murid untuk memilih proyek STEM

3.      Meminta murid untuk mendokumentasikan kegiatan agardapat menjadicontoh bagi orang lain.

ASET/KEKUATAN/SUMBERDAYA YANG DAPAT DIBERDAYAKAN PADA TAHAP INI

1.         Murid-murid

2.         Rekan guru kolaborasi

A-mbil pelajaran (Discover)

PERTANYAAN

1.         Aktivitas apa saja yang dapat meningkatkan team work antar murid?

2.         Ketrampilan apa yang harus dikuasai murid untuk mencapai tujuan akdemik atau non akademik?

3.         Apakah kreativitas digital sangat diperlukan oleh murid-murid kita untuk jenjang pendidikan selanjutnya?

TINDAKAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN

1.    Pembentukan kelompok secara adil sehingga diusahakan semua murid dapat bekerja dalam kelompok (team work yang baik)

2.    Ketrampilan digitalisasi, ketrampilan membuat drama yang menarik, menguasai materi dengan baik.

3.    Kreativitas digital sangat diperlukan bagi murid dimas sekarang dan yang akan datang pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

RENCANA UNTUK MELIBATKAN SUARA/PILIHAN/KEPEMILIKAN MURID

1.    Melibatkan murid dalam perencanaan pembelajaran.

2.    Melatih murid untuk bisa mengkolaborasi  pelajaran dalam proyek STEM

3.    Memberikan murid  kesempatan untuk memilih kelompok

4.    Memberikan kesempatan untuk murid membuat proyek STEM dengan kolaborasi

5.    Meminta murid mendokumentasikan kegiatan.

ASET/KEKUATAN/SUMBERDAYA YANG DAPAT DIBERDAYAKAN PADA TAHAP INI

1.    Rekan Guru yang kolaborasi

2.    Perpustakaan

3.    Buku paket

4.    Alat pendukung proyek

G-ali mimpi (Dream)

PERTANYAAN

1.     Seperti apa bentuk kegiatan untuk menumbuhkan team work dan kreatifitas digital pada murid

2.     Dampak positif yang akan didapatkan jika program ini terwujud dan berjalan baik?

TINDAKAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN

1.     Mengadakan presentasi dan diskusi rencana proyek STEM

2.     Murid menjadi bisa bekerja dalam tim (team work) dan murid mempunyai kemampuan ketrampilan kreativits digital yang baik dan bisa digunakan pada pendidikan selanjutnya.

RENCANA UNTUK MELIBATKAN SUARA/PILIHAN/KEPEMILIKAN MURID

1.     Memilih dan menentukan judul proyek STEM

2.     Membuat prototype

3.     Guru yang berkolaborasi membuat analisis Kompetensi Dasar

4.     Keberhasilan proyek kolaborasi bisa menjadi inspirasi pembelajaran bagi rekan Guru di sekolah lain

ASET/KEKUATAN/SUMBERDAYA YANG DAPAT DIBERDAYAKAN PADA TAHAP INI

1.     Internet

2.     Rekan Guru yang kolaborasi

3.     Perpustakaan

4.     Buku paket

5.     Video Youtube

J-abarkan rencana (Design)

PERTANYAAN

1.     Apa yang dilakukan oleh guru yang mempunyai proyek STEM?

2.     Apa yang dilakukan murid untuk melaksanakan program proyek STEM?

3.     Apakah tujuan capaian yang akan diraih dalam pelaksanaan program proyek STEM ini?

TINDAKAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN

1.     Guru membuat analisis kompetensi dasar mata pelajaran yang berkolaborasi dalam STEM

2.     Guru memberikan arahan kepada murid

3.     Guru dan murid membuat kelompok proyek

4.     Guru mengajak diskusi murid untuk bisa memilih dan mempresentasikan rencana Proyek STEM

5.     Murid mempunyai ketrampilan digital, upload video di salah satu chanel You tube anggota kelompok

6.     Proyek STEM ini bisa menjadi inspirasi bagi pembelajaran di sekolah lain

RENCANA UNTUK MELIBATKAN SUARA/PILIHAN/KEPEMILIKAN MURID

1.     Memilih dan menentukan tema Proyek

2.     Membuat Time line bersama

3.     Guru berkolaborasi membuat analisis Kompetensi Dasar

4.     Keberhasilan proyek kolaborasi bisa menjadi inspirasi pembelajaran bagi rekan Guru di sekolah lain

ASET/KEKUATAN/SUMBERDAYA YANG DAPAT DIBERDAYAKAN PADA TAHAP INI

1.     Internet

2.     Rekan Guru yang kolaborasi

3.     Perpustakaan

4.     Buku paket

5.     Video Youtube

A-tur eksekusi (Deliver)

PERTANYAAN

1.     Siapa yang menentukan pemilihan sub materi ?

2.     Bagaimana supaya semua murid mempunyai ketrampilan kreatifitas digotal?

TINDAKAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN

1.     Yang menetukan tema besar adalah Guru, tapi untuk pemilihan sub materidiserahkan kepada murid.

2.     Semua murid wajib belajar kreativitas digital, karena sangat bermanfaat untuk jenjang selanjutnya. 

RENCANA UNTUK MELIBATKAN SUARA/PILIHAN/KEPEMILIKAN MURID

1.     Menyediakan ruang diskusi untuk semua murid agar dapat menggunakan kreatifitas digital.

2.     Memberikan pengetahuan tentang kreatifitas digital

ASET/KEKUATAN/SUMBERDAYA YANG DAPAT DIBERDAYAKAN PADA TAHAP INI

1.     Internet

2.     Rekan Guru yang kolaborasi

3.     Perpustakaan

4.     Buku paket

5.     Video Youtube

FEELINGS (perasaan)

Perasaan saya ketika menjalankan aksi ini bersama-sama dengan murid sangat bersemangat dan antusias, demikian juga anak-anak. Saya amati mereka sangat bahagia dalam menjalankan kegiatan tersebut. Setelah selesai menjalankan aksi nyata, saya merasa bahagia, karena mendapat suntikan semangat yang sangat dahsyat. Dukungan tersebut berasal dari kepala sekolah, rekan sejawat, murid, dan orang tua. Kami saling bahu-membahu untuk mewujudkan proyek ini. Sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada murid. Saya juga merasa lega, karena tugas di modul terakhir dari rangkaian Pendidikan Guru Penggerak telah selesai dikerjakan.

FINDINGS (Pembelajaran)

Dari aksi nyata 3.3 yang saya laksanakan selama seminggu ini, saya mendapat banyak sekali pengalaman dan ilmu baru. Diantaranya tentang pentingnya mendengar suara (voice) dari murid, memberikan pilihan (choice), serta tentang kepemilikan (ownership).

Selain itu, saya menemukan murid yang memiliki jiwa kepemimpinan.

FUTURE (Penerapan)

Ke depannya saya akan menerapkan ilmu yang sudah didapat. Dalam pembelajaran yang berpihak ke siswa, saya siap menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan, dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat. Sehingga anak mendapat haknya untuk merdeka belajar. Menjadi anak yang mandiri dan merdeka.

Selain itu, saya akan berkolaborasi dengan sesama CGP, teman sejawat, kepala sekolah, wali murid, masyarakat, dan stakeholders terkait untuk memperkokoh tujuan dan mewujudkannya. Pemberdayaan paguyuban orang tua sebagai pendukung utama bagi murid. Optimalisasi aset, seperti modal fisik sarana prasarana, manusia, finansial, politik, budaya dan agama.

Pelibatan Orang Tua dan Komunitas

Orang tua berkolaborasi dengan guru dalam memantau kegiatan anak di rumah. Orang tua turut berpartisipasi dalam penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Komunitas sekolah/alumni dan masyarakat dapat berpertisipasi aktif dalam menyumbangkan alat-alat yang dibutuhkan. Bekerja sama dengan paguyuban masyarakat sekitar.

Demikian hasil refleksi dari pelaksanaan aksi nyata modul 3.3 tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid.


Guru Guru yang kompeten dibidangnya



Diskusi dengan rekan sejawat




Dokumentasi Program "Asyiknya Belajar dengan STEM"












Murid dan Guru Bahagia


Penerapan Model Pembelajaran SETS (Science Environment Technology and Society) pada Materi Lingkungan Memanfaatkan E-Modul Interaktif Berbasis Canva For Education Terintegrasi Kearifan Lokal Melayu Riau

  Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka Salah satu tujuan Merdeka Belajar adalah mengembangkan soft skill dengan penguatan karakter. Pembel...